Bupati Bandung Tegaskan Penebangan Ilegal Picu Banjir Bandang di Pangalengan.

0
74

PANGALENGAN,BERITASEUABAR.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan pernyataan tegas terkait penyebab banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Pengalengan. Menurutnya, penebangan pohon teh secara ilegal menjadi faktor utama yang memicu bencana tersebut.

Dalam kunjungannya ke Lahan PT Perkebunan PTPN I Regional 2 Malabar Bojong Waru, Pangalengan pada Sabtu (29/11), Dadang Supriatna mengungkapkan keprihatinannya atas kerusakan lingkungan yang terjadi. Ia menekankan bahwa kawasan Pengalengan memiliki potensi wisata dan kekayaan alam yang luar biasa, sehingga harus dijaga kelestariannya.

“Sudah terjadi penebangan pohon teh yang menyebabkan banjir bandang. Pak Camat, Pak Dewan, dan masyarakat juga sudah mengeluhkan hal ini,” ujar Dadang Supriatna

Bupati Dadang Supriatna meminta aparat kepolisian untuk segera memproses pelaku penebangan ilegal sesuai hukum yang berlaku. Ia berharap tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.

Lebih lanjut, Dadang Supriatna mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga lingkungan demi keselamatan bersama. Ia mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa warga.

“Kami bergerak cepat agar kejadian ini tidak terulang kembali,” tegas Dadang Supriatna

Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus melakukan upaya-upaya pelestarian lingkungan, termasuk penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan. Diharapkan, dengan adanya kesadaran dan tindakan nyata dari seluruh pihak, kawasan Pengalengan dapat tetap lestari dan terhindar dari bencana serupa di kemudian hari.

Ajunaedi