Venny Noveny S.S Hadiri Acara Pelestarian Budaya Sunda : Jaipong Dan Pencak Silat Sebagai Potensi di Kabupaten Bandung.

0
71

BERITASEJABAR.id – Pada hari minggu, 25 Januari 2025, Kabupaten Bandung diguncang oleh semangat kebanggaan budaya Sunda melalui acara pelestarian budaya yang menghadirkan dua seni khas daerah yaitu jaipong dan pencak silat. Acara yang diadakan dengan penuh semangat ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperlihatkan keindahan budaya lokal, tetapi juga sebagai wadah untuk menghimpun berbagai elemen masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya yang telah ada sejak lama.

Salah satu sosok yang selalu aktif mendukung gerakan pelestarian budaya seperti seni jaipong yakni Venny Noveny S.S, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung dari Komisi B. Dalam kesempatan ini, Venny hadir tidak hanya sebagai salah satu tokoh yang mendukung acara, tetapi juga mewakili Komisi B yang memiliki mitra kerja langsung dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung.

Dalam pidatonya yang penuh semangat, Venny Noveny mengungkapkan apresiasi yang yang tinggi terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini. “Saya dengan tulus mengapresiasi setiap usaha dan kontribusi yang diberikan oleh teman-teman, baik dari kalangan pelajar, pemuda, pelaku seni, hingga seluruh masyarakat yang terlibat di sini. Pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi menjadi kewajiban bersama kita semua untuk menjaga agar budaya Sunda tidak pernah terlupakan oleh generasi mendatang,” ucap Venny Noveny dengan penuh semangat.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam memajukan budaya lokal. “Khususnya bagi adik-adik muda yang telah memilih untuk terjun ke dalam dunia jaipong dan silat, saya sangat bangga. Kalian adalah penerus harapan budaya kita, dan melalui usaha kalian ini, kita bisa menunjukkan bahwa budaya Sunda tetap hidup dan relevan di era modern saat ini,” tambah Venny Noveny

Acara ini tidak hanya menampilkan pertunjukan jaipong & pencak silat, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan pendukung yang melibatkan elemen masyarakat luas. Salah satu bagian yang menarik adalah kehadiran Teh Citra, seorang pelatih jaipong yang pernah meraih juara tingkat Kabupaten Bandung, yang turut berperan aktif dalam membimbing peserta dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Dalam kegiatan “Evaluasi Kenaikan Tingkat” seni jaipong yang diadakan, terdapat kurang lebih seratus lebih peserta yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung. Jurinya sendiri terdiri dari para ahli dan akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang memastikan bahwa penilaian dilakukan dengan standar yang tinggi dan objektif. Acara ini juga dihadiri langsung oleh perwakilan pemerintah setempat, yang menunjukkan dukungan nyata terhadap upaya pelestarian budaya.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku usaha lokal untuk memamerkan produk mereka. Gelar UMKM ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku usaha, tetapi juga memperkuat hubungan antar masyarakat dalam mendukung gerakan pelestarian budaya. Hadir juga berbagai tokoh seni budaya Sunda, baik dari dunia jaipongan maupun pencak silat, yang turut memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh peserta dan hadirin.

Dengan suksesnya acara ini, diharapkan akan ada lebih banyak kegiatan serupa di masa mendatang yang bisa terus memperkuat semangat cinta budaya di tengah masyarakat Kabupaten Bandung.” Pungkas Venny Noveny S.S anggota DPRD kabupaten Bandung komisi B dari fraksi Partai Demokrat.

Jurnalis : Ajunaedi/beritasejabar.id