BANDUNG – BERITASEJABAR.id – Karang Taruna Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Lokakarya Karang Taruna Akademi pada Kamis (05/03/2026) di Aula Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini membahas tiga program utama, yaitu Sekolah Komisioner, Kewirausahaan Digital, dan Media Kabar Karang Taruna, serta dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan konsolidasi organisasi Karang Taruna se-Jawa Barat.
Ratusan peserta menghadiri acara ini, antara lain utusan Karang Taruna dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Barat, Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota, serta pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Barat.
Kabid Dayasos Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Drs.Cepi Mahdi M.M., yang mewakili Kepala Dinas Sosial, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan lokakarya tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memperkuat sinergi antara Karang Taruna dengan program-program pemberdayaan sosial yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami mengapresiasi kegiatan Lokakarya Karang Taruna ini. Semoga Karang Taruna terus bersinergi dengan agenda-agenda Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dalam menyukseskan berbagai program pemberdayaan sosial serta mendukung agenda pembangunan pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat, H. Ahmad Taufik, S.Pd.I., MM, menjelaskan bahwa lokakarya ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan pemuda anggota Karang Taruna di seluruh Jawa Barat. Melalui Karang Taruna Akademi, organisasi tersebut mengembangkan beberapa program strategis:
– Sekolah Komisioner: Program pendidikan dan pelatihan bagi anggota Karang Taruna yang dipersiapkan menjadi calon komisioner di berbagai lembaga daerah.
– Kewirausahaan Digital: Program yang ditujukan bagi pemuda pengangguran dan putus sekolah untuk memberikan keterampilan usaha berbasis digital, sehingga mereka dapat membuka usaha sendiri, mengembangkan karir, atau melanjutkan pendidikan.
– Media Kabar Karang Taruna: Sebagai media informasi resmi Karang Taruna se-Jawa Barat yang berfungsi sebagai sarana publikasi kegiatan, penyebaran informasi, dan inspirasi bagi pemuda di berbagai daerah.
“Melalui program-program ini, kami ingin memperkuat peran Karang Taruna sebagai wadah pemberdayaan pemuda. Harapannya, program-program ini dapat semakin menggerakkan potensi pemuda dan mengibarkan semangat Karang Taruna di seluruh Jawa Barat,” ujar Ahmad Taufik.
Selain membahas program, kegiatan juga menjadi momentum konsolidasi bagi para Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Jawa Barat bersama pengurus provinsi untuk memperkuat koordinasi organisasi dan menyelaraskan program pemberdayaan pemuda di daerah.
Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan antar pengurus serta anggota Karang Taruna dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Ajunaedi/beritasejabar.id




























