MAJALAYA – BERITASEJABAR.id – Sabtu, 25 April 2026 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor S.Ip. dari Komisi II Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menggelar kegiatan Sapa Warga Berbasis Budaya yang meriah di kawasan The City Sukaraja 2, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, pada hari Sabtu ini. Acara yang diselenggarakan sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat ini dipenuhi dengan berbagai pertunjukan kesenian tradisional yang menjadi kekayaan daerah.
Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan rangkaian jalan sehat yang diikuti oleh ratusan warga dari berbagai kalangan. Semangat kebersamaan terlihat jelas sepanjang rute perjalanan, yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah hiburan bagi peserta yang beruntung.
Dalam acara tersebut, dihadirkan berbagai penampilan seni budaya yang memukau penonton. Di antaranya adalah pertunjukan seni bela diri pencak silat Gajah Putih Mega Paksi Pusaka yang memamerkan kelincahan dan keterampilan para pesilat, serta pertunjukan jaipongan yang mengajak warga bergembira bersama. Berbagai kesenian tradisional lainnya juga turut ditampilkan untuk memperkaya rangkaian kegiatan ini.
Puncak acara ditutup dengan penampilan hiburan rakyat berupa musik etnis yang dibawakan oleh siswa-siswi SMA Pasundan Majalaya,serta penampilan spesial dari bintang tamu Ade Astrid yang semakin memeriahkan suasana dan membuat acara berlangsung dengan hangat.
Turut hadir menyemarakkan kegiatan ini, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi S.H., Kapolsek Solokan Jeruk beserta jajaran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), aparatur pemerintahan Desa Solokan Jeruk, para peserta jalan sehat, tamu undangan, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Melalui kegiatan ini, Humaira Zahrotun Noor berharap dapat mempererat hubungan antara pemangku kebijakan dengan masyarakat, sekaligus melestarikan dan memperkenalkan kembali kekayaan seni budaya yang menjadi identitas daerah kepada generasi muda.
Ajunaedi/beritasejabar.id





























